J i b r i l

Jibril

Salah satu Malaikat Allah yang sangat mempunyai perananan penting  dalam penyampaian wahyu Allah Ta’alaa kepada nabi-Nya. Menyampaikan risalah demi risalah agar tersampaikan hidayah dan petunjuk kepada umat Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam. Yang dengannya (Jibril) sampailah Kalamullah (alqur`an) kepada orang-orang yang mau mengambil pelajaran dan peringatan tentang Allah dan agama Allah. Walaupun dilain pihak justru mencercanya dan menjadikannya musuh dari kalangan Yahudi dan Syi’ah yang tidak ridho atas kerasulan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka suatu hal yang wajib bagi seorang muslim untuk mengenal siapa Jibril dan bagaimana dia mengemban risalah, untuk kita lebih meyakini dengan ilmu yang sebenar-benarnya.

Allah subhanahu wata’alaa berfirman :

فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلَاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ

“maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik” (at Tahrim:4)

Dan Firman Allah Ta’alaa :

مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ

“Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir” (al-Baqarah:98)

 

Yahudi Memusihi Malaikat Jibril

Sebenarnya yahudi telah mengetahui bahwa Muhammad shallallahu’alaihi wasallam adalah sebenar-benar nabi yang semua ciri-ciri dan tanda-tandanya terdapat dalam kitab-kitab mereka. Mereka ketahui itu semua dengan fisik Rasulullah dan pengetesan dengan pertanyaan-pertanyaan yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya kecuali para rahib yang bisa membaca kitab. Karena sifat penolakan mereka yang begitu keras, maka mereka menyalahkan dan memusuhi sang penyampai wahyu yaitu Jibril alaihissalaam.

Berikut kisahnya;

Diriwayatkan pada kitab Shahih Muslim (4480) Dari Anas, berkata:

‘Abdullah bin Salam mendengar kedatangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di negeri saat musim gugur lalu ia menemui beliau lalu berkata,

“ Aku akan bertanya kepada Anda tentang tiga perkara yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali seorang nabi.

–       Apakah awal tanda-tanda kiamat?

–       Apakah makanan penduduk surga?

–       Apa yang menyebabkan seorang anak mirip dengan ayah atau ibunya?”

Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab :

“Barusan Jibril mengabarkan kepadaku.”

Ia (Abdullah bin Salam) berkata, “Jibril?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “ya”

Ia berkata “Itu malaikat musuh Yahudi.”

Lalu Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam membaca ayat,

“Katakanlah, ‘Barangsiapa yang menjadi musuh Jibril, maka ketahuilah Jibril itu telah menurunkan Al-Qur’an ke dalam hatimu (Muhammad dengan seizing Allah.” (Al-Baqarah:97)

 

Dalam riwayat Imam Ahmad (1/274) berkata :

            Dari Ibnu ‘Abbas, orang-orang Yahudi menghadap Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam lalu berkata :

“Wahai Abul Qosim, kami akan menanyakan kepadamu lima perkara. Jika kamu menjawabnya maka kami mengetahui bahwa kamu seorang nabi dan (kami akan) meengikutimu.”

Lalu nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengambil perjanjian atas mereka sebagaimana Isra’il (Ya’qub) mengambil perjanjian kepada anak-anaknya ketika mereka berkata,

“Allah Ta’alaa yang menjaga atas apa yang kami katakana.”

 

Rasulullaah shallallahu’alaihi wasallam berkata,

“Sebutkanlah!”

Mereka berkata,

“Beritakan kepadaku tentang tanda seorang nabi!”

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam menjawab,

“Dua matanya tertidur dan hatinya tidak tidur.”

Mereka berkata,

“beritakan kepadaku bagaimana seorang janin menjadi wanita dan bagaimana menjadi lelaki?”

Rasulullallah shallallahu’alaihi wasallam berkata,

“Kalau dua air mani laki-laki dan perempuan bertemu. Jika air mani perempuan di atas air mani lelaki maka jadilah perempuan.”

Mereka berkata,

“Beritakan kepada kami, apa yang diharamkan Israil atas dirinya.”

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam menjawab,

“Ia pernah punya penyakit yang tidak bisa disembuhkan kecuali dengan air susu demikian dan demikian.” (‘Abdullah bin Ahmad berkata: ayahku berkata, Sebagian ulama berkata, yakni susu unta, Lalu ia mengharamkan daging unta.)

Mereka Berkata, “Kamu benar”

 

Mereka berkata,

“Beritahukan kepada kami apakah guruh itu?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,

“Ia adalah malaikat Allah yang ditugaskan pada awan ditangannya atau di tangannya ada pecut dari api untuk mengarak awan yang ia giring sesuai kehendak Allah”

Mereka berkata,

“Lalu apakah suara yang terdengar itu?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,

“Suaranya.”

Mereka berkata, “Kamu benar”

Mereka berkata,

“Kamu benar. Tinggal satu pertanyaan yang menentukan kami akan membaiat kamu atau tidak. Jika kamu mengabarkannya, sesungguhnya tidak ada seorang nabi pun kecuali mempunyai malaikat yang mendatanginya dengan membawa berita. Maka kabarkan kepada kami siapakah temanmu itu?”

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam menjawab:

“J i b r i l”

Mereka berkata,

“Jibril itulah yang dating membawa peperangan, pembunuhan, dan siksaan, (ia) musuh kami. Kalau kamu katakana Mikail yang turun dengan membawa rahmat, tumbuh-tumbuhan, dan hujan tentu kami setuju.”

Lalu Allah ta’alaa menurunkan firman-Nya, “Barangsiapa menjadi musuh jibril….sampai akhir ayat”

            Ibnu Jarir berkata dalam tafsir-nya (2/377), “Ulama tafsir sepakat bahwa ayat ini turun sebagai jawaban terhadap Yahudi ketika mereka menganggap Jibril ‘alaihissalaam sebagai musuh dan Mikail sebagai pembela mereka.

Bersambung…..

Referensi :

Kitab al jaami’u as shohiihi min akhbaaril malaa`ikati

Abdurrahman bin haitsam al Yafi’i

Terjemahan Indonesia

Profil Para Malaikat

Pustaka ar Royyan

(Dengan Penambahan)

 

 

 

 

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: